login_hd
User Name

Password
lupa password?
New User
time_hd
  • Ruko Niaga Roxi Mas Blok E1 No.14-15, JL. Hasyim Ashari, Jakarta Pusat, 10150. Indonesia
  • Hotel yang ditentukan kemudian
Waktu:
Selasa, Rabu dan Kamis
Kelas dimulai pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB.
partner
Kunci Sukses Pengembangan Shopping Center

Perkembangan properti komersial di kota-kota besar di Indonesia semakin menjamur terutama untuk pembangunan shooping center (pusat perbelanjaan), keberadaan pusat perbelanjaan merupakan dorongan dari trend gaya hidup masyarakat perkotaan yang kian berkembang. Perkembangan pusat perbelanjaan kini semakin atraktif, banyak hal serta aktivitas yang disajikan di dalam pusat perbelanjaan tersebut, sehingga tak heran beberapa pusat perbelanjaan memiliki strategi untuk menarik pengunjung yang berbeda-beda. Sebetulnya banyak hal yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan suatu pusat perbelanjaan, mulai dari konsep hingga penempatan tenant haruslah menjadi perhatian serius. Banyak hal yang dapat menjadi kunci dalam menarik pengunjung serta menarik para calon penyewa atau pembeli dari space kios atau toko yang ditawarkan.

Dalam tulisan ini penulis mencoba mengupas beberapa hal mengenai shooping center (pusat perbelanjaan), karena dewasa ini semakin banyak bermunculan berbagai macam pusat perbelanjaan di kota-kota besar di Indonesia, pusat perbelanjaan yang muncul kondisinya pun kian bermacam-macam ada ramai dikunjungi oleh pengunjung bahkan ada juga pusat perbelanjaan yang kurang diminati tenant sehingga menyebabkan sepi pengunjung.

Pengertian Shooping Center (Pusat Perbelanjaan)

Pengertian dari shooping center (pusat perbelanjaan) adalah sebuah kelompok unit-unit komersial yang secara arsitektual menyatu, yang dibangun diatas sebuah lahan yang terencana, dikembangkan, dimiliki dan dikelola sebagai suatu unit operasi yang berhubungan dengan lokasi, ukuran dan tipe toko-toko untuk daerah tempat ia berada.



Klasifikasi Pusat Perbelanjaan

Berdasarkan Klasifikasinya shooping center (Pusat Perbelanjaan) dapat dikelompokan dalam beberapa kelas, yaitu :



Beberapa Konsep Pusat Perbelanjaan

Kini semakin banyak pengembang (Developer) yang membangun pusat perbelanjaan terutama di kota-kota besar di Indonesia. Konsep yang diterapkan pun bermacam-macam untuk dapat menarik pengunjung, namun sebetulnya apa saja konsep dari suatu pusat perbelanjaan yang dapat diterapkan ?. Ada beberapa konsep pusat perbelanjaan yang kiranya perlu kita ketahui, sehingga kita paham mengenai konsep-konsep tersebut, beberapa diantaranya, yaitu :

1). Konsep Mall

Konsep ini banyak terlihat sekarang ini dan sering kali dijadikan istilah pada suatu pusat perbelanjaan, Konsep ini sebetulnya memiliki beberapa karakteristik :

a). Koridor utama dipersiapkan menjadi jalur traffic, karena menghubungkan dua pusat kegiatan atau magnet yang sering disebut anchor.
b). Untuk bangunan pada umumnya hanya terdiri dari 3 lantai, dengan suasana interior dengan landscape yang menarik dan menyegarkan suasana namun kini jumlah lantai bisa lebih dari 3 lantai.
c). Aliran pengunjung harus dapat melewati bagian depan dari toko-toko yang berada di bangunan tersebut.
d). Pintu masuk dan keluar mall harus terpisah, agar tidak monoton dan agar dapat mencapai seluruh bagian mall.
e). Harus ada ruangan yang bervariasi dan menarik, antara lain seperti taman dengan tempat duduk untuk bersantai, patung-patung, air mancur dan lain sebagainya.
f). Penempatan dan pengelompokan penyewa utama dan penyewa lainnya diatur sedemikian rupa sehingga apa yang diinginkan oleh para penyewa dapat terwujud.
g). Jarak antara penyewa-penyewa utama, maksimum 200 m sampai dengan 250 m, agar para pengunjung yang datang tidak merasa lelah.
h). Lebar mall utama minimal 15 m, sedangkan pada mall bercabang minimal 6m sampai dengan 7m.

2). Konsep Plaza

Sebetulnya Plaza sama artinya dengan Piaza, berasal dari bahasa Italia, yang berarti ruang terbuka sebagai tempat berkumpul, bersosialisasi. Konsep ini banyak diterapkan di kota-kota lama seperti ; Roma, Paris, Florenz, dan lain sebagainya. Penggunaan istilah plaza banyak digunakan pada pusat perbelanjaan, karena kesan dari shooping center yang muncul kini adalah sebagai tempat untuk berkumpul maupun bersosialisasi masyarakat dan keluarga. Maka istilah ini kerap digunakan pada penamaan suatu shooping center.

3). Atrium

Atrium sebenarnya bukanlah suatu istilah dari pusat perbelanjaan, melainkan konsep arsitektur dari suatu bangunan. Yaitu suatu bangunan yang mempunyai ruangan terbuka dalam skala besar yang dapat dilihat dari seluruh bagian bangunan tersebut. Dalam wujud fisik sebetulnya atrium digambarkan sebagai ruang tertutup, beratap transparan, serta berdimensi besar yang dapat meneruskan udara luar dan sinar matahari ke dalam ruangan. Kini banyak shooping center yang mendesain bangunannya sesuai dengan konsep tersebut namun dikombinasikan dengan beberapa konsep arsitektural lain.

Interior Features dalam Shoping Center

Dalam suatu pusat perbelanjaan (shooping center) biasanya ada fitur-fitur yang khas yang wajib dimiliki, yaitu :
1. Adanya ruang yang disewakan
2. Penampilan bentuk muka toko harus dibuat menarik
3. Tersedianya basement untuk parkir bagi pengunjung
4. Adanya Interior wall yang menarik, bisa berupa fotowalk seperti yang terdapat di konektor Mal Kelapa Gading dengan La Piazza



Key Sucess Factor Shopping Center / Retail :

Agar suatu pusat perbelanjaan atau retail dapat menjadi daya tarik bagai para pengunjung dan penyewa (Tenant) ada beberapa kunci utama yang perlu diperhatikan oleh para pengembang maupun pengelola pusat perbelanjaan ataupun retail, yaitu :

1. Lokasi
Bila suatu shopping mall diletakan pada lokasi yang tepat, maka akan membantu keberlangsungan mall tersebut. Membangun mall pada lokasi yang tidak tepat akan membuat mall menjadi sepi dan dapat menimbulkan kerugian pada pengembang.

2. Luasan
Luas keseluruhan bangunan shooping center dapat menjadi salah satu daya tarik suatu shooping center, contohnya seperti Mall Taman Anggrek, yang dulu pernah dikatakan sebagai mall terbesar di Asia Tenggara.pada saat awal pembukaan banyak pengunjung yang berdatangan.

3. Image (brand)
Image pengembang dan image dari shooping center itu sendiri dapat mempengaruhi sukses atau tidaknya suatu shooping center. Seperti PS, PI, EX, PIM, dll, sudah memiliki image tersendiri bagi masyarakat, sehingga kemunculan PIM 2 sangat tergantung pada respon masyarakat terhadap keberadaan PIM 1.

4. Menambah jenis usaha
Dengan menambah jenis usaha yang terdpaat pada suatu shooping center, dapat menawarkan berbagai pilihan kepada pengunjung. Penambahan jenis usaha berkaitan erat dengan luasan dari suatu shooping center. Semakin luas suatu shooping center, semakin besar pula penambahan jenis usahanya.

5. Suasana
Suasana merupakan suatu kunci yang dapat mempengaruhi sukses atau tidaknya suatu shooping center. Suasana dapat tercipta dengan sendirinya melalui penataan toko-toko maupun kios-kios di shooping center. Selain tempat berbelanja, shooping centerdapat juga menawarkan hiburan, berupa panggung hidup, serta latar yang menarik. Suasana yang baik serta atraktif dapat mendukung kesuksesan suatu shopping center. Contohnya : EX, dan Kelapa Gading Mall dengan La Piazza.

6. Anchor Tenant
Pemilihan anchor tenant yang tepat dapat menjadi kunci kesuksesan suatu shooping center. anchor tenant dapat membantu menarik pengunjung. Bila anchor tenant yang ada sesuai dengan target market dari shooping center yang bersangkutan, maka akan menarik pengunjung, demikian pula sebaliknya, bila anchor tenant yang ada tidak sesuai dengan target market, maka shooping center yang bersangkutan akan sepi pengunjung.

Tenant (penyewa) adalah kunci bagi shooping center. Kesalahan pemilihan tenant bisa menyebabkan shooping center tersebut gagal. Salah satu hal yang menjadikan shooping center dapat berhasil adalah jika mampu memilih dan menempatkan anchor tenant maupun tenant dengan tepat. Contoh jika pemilihan dan penempatan anchor tenant/tenant dapat dilakukan dengan tepat maka akan menghasilkan EFEK PIMPONG.




Disamping itu pengembang ataupun pengelola pusat perbelanjaan perlu memperhatikan strategi dalam Tenant Mix (Percampuran penyewa), hal tersebut mencakup strategi penentuan jumlah tenant, jenis tenant, komposisi, dan penempatan dari tenant-tenant.

7. Fasilitas
Fasilitas yang disediakan pada suatu shopping center berperan dalam menarik pengunjung. Fasilitas tambahan seperti yang terdapat di Plaza Semanggi dengan Balai Sarbininya, dapat membantu dalam menarik pengunjung.

8. Pusat perbelanjaan menggunakan konsep “One Stopped Shopping”.
Dari konsep ini diharapkan semua kebutuhan pengunjung dapat terpenuhi di tempat itu, mulai dari kebutuhan sehari-hari, kebutuhan rumah tangga untuk orang dewasa dan anak-anak serta fasilitas makanan, minuman sambil menikmati sarana hiburan dan rekreasi.

9. Pusat perbelanjaan biasanya menggunakan konsep “Single Corridor”
Dengan konsep ini semua penyewa mendapat kesempatan yang sama untuk dikunjungi selain itu hubungan dari toko yang satu dengan yang lain mudah untuk dicapai.

Dari beberapa uraian diatas maka kiranya para pengembang maupun pengelola pusat perbelanjaan modern seperti Mall dapat memperhatikan hal-hal yang menjadi kunci utama dari kesuksesan suatu pusat perbelanjaan modern. Banyak hal yang dapat dibenahi dan ditingkatkan dari pengembangan ataupun pengelolaan suatu shooping center agar dapat menarik pengunjung ataupun penyewa (tenant) yang akan menyewa ruang dari shooping center tersebut, untuk menjual produknya. semakin tempat itu menarik dan lokasinya strategis maka semakin banyak pengujung yang akan datang.

(M.Grahandaka/MG/vbn)
Foto : commons.wikimedia.org

seketariat
Wika Raih Laba Tertinggi Sektor Konstruksi
PT Wijaya Karya Tbk (Wika) berhasil mencetak laba tertinggi untuk perusahaan konstruksi di Indonesia senilai Rp. 140,76 miliar pada Semester I 2010.
Kunci Sukses Pengembangan Shopping Center
Perkembangan properti komersial di kota-kota besar di Indonesia semakin menjamur terutama untuk pembangunan shooping center (pusat perbelanjaan), keberadaan pusat perbelanjaan merupakan dorongan dari trend gaya hidup masyarakat perkotaan yang kian berkembang.
5L Dalam Properti, Apakah Itu?
Properti kini menjadi suatu media investasi yang menarik serta menjadi kebutuhan yang diperlukan bagi masyarakat baik di perkotaan maupun daerah suburban. Keberadaan properti kini menjadi salah satu penyokong ekonomi suatu daerah serta negara.sehingga sudah pantas kini pembangunan properti menjadi perhatian khusus bagi pemerintah pusat maupun daera
INTILAND Tunjuk Total Bangun Apartemen 1Park Residence
Pengembang propeti PT Intiland Development Tbk menunjuk PT Total Bangun Persada Tbk sebagai kontraktor utama pembangunan proyek Apartemen 1Park Residence yang berlokasi di Gandaria Jakarta Selatan.
Investor Berminat Kembangkan Konsep Ambon WFC
Sejumlah investor dalam dan luar negeri berminat untuk mengembangkan konsep Ambon Water Front City yang digarap pemerintah Kota Ambon untuk mengoptimalkan fungsi dan pengelolaan wilayah Pesisir dan Teluk Ambon secara terpadu.
Modal Pengembang Naik Signifikan Pasca Revisi TDL
Modal sejumlah pengembang apartemen dan perkantoran di Surabaya naik signifikan pascarevisi tarif dasar listrik (TDL).
Pengelola Gedung Mulai Laksanakan Penghematan Listrik
Pengelola gedung bertingkat yang diperuntukan bagi komersial maupun hunian mulai melaksanakan penghematan listrik sebagai konsekuensi kebijakan pemerintah untuk menaikan Tarif Dasar Listrik (TDL).
Penyediaan Rumah Masih Kurang 7,4 Juta
Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa mengungkapkan bahwa penyediaan rumah masih mengalami kekurangan sekitar 7,4 juta unit pada akhir tahun lalu.
17 Vendor Proyek Jembatan Suramadu Belum Dibayar
Sedikitnya 17 vendor dari proyek Jembatan Suramadu, yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Juni 2009, hingga kini belum dibayar oleh "Consortium of Indonesia Contractors" (CIC) untuk proyek senilai Rp100 miliar lebih.
Pasar Baru Akan Dibangun Gedung Pencakar Langit
Kawasan komersial Pasar Baru, Jakarta Pusat, akan dibangun gedung pencakar dengan berbagai kegunaan (mix use) dengan ketinggian mencapai 40 lantai.
Hanoi Akan Bangun Gedung Tertinggi kedua di Asia
Di Hanoi, Vietnam direncanakan akan dibangun gedung tertinggi kedua di Asia yaitu PVN Tower, gedung tersebut akan menjadi gedung tertinggi di Vietnam serta menjadi gedung tertinggi kedua di Asia setelah Burj Dubai, yang terletak di Dubai, Uni Emirat Arab.
Dampak Kenaikan TDL Pengelola Mal Kenakan Biaya Tambahan Sewa Hingga 25%
Kenaikan tarif dasar listrik (TDL) kembali membuat rentetan (multiplier effect) kenaikan harga maupun tarif. Pada awal Agustus 2010 seluruh para pengelola mal akan menaikkan biaya service charge 10-25% terhadap para penyewa mal.
Regatta Wakili Keunggulan Properti Indonesia Di mata Dunia
Apartemen-apartemen di Indonesia kini saling menunjukan keunggulannya baik dari segi fasilitas maupun teknologi. Hal itu tak lain untuk menarik konsumen pasar properti. Pembangunan apartemen kini banyak terfokus di pusat kota terutama di Jakarta baik itu Jakarta pusat, selatan maupun kawasan CBD.
Investasi Properti Booming 2010-2014
Vibiz Property Business Academy (PBA) suatu lembaga Pelatihan Properti di bawah naungan Vibiz Consulting menyelenggarakan Seminar Investasi Properti yang bertemakan ? Booming Properti 2010-2014?. Pada hari Sabtu, 26 Juni 2010, bertempat di Panin Tower, Senayan City , Jakarta
Faktor Penentu Sebelum Membangun Real Estate
Pembangunan real estate kini semakin marak diberbagai penjuru Indonesia, terutama di kota-kota besar di Indonesia. Pembangunan ini tentunya tidak terlepas dari semakin kondusifnya kondisi perekonomian saat ini.

Pengembangan Properti Bali Harus Disertai Infrastruktur
Ketua Persatuan Real Estate Bali, Sukadhana Wendha, menyatakan, Bali masih sangat menarik untuk investasi di sektor properti namun harus disertai penyempurnaan infrastruktur pendukung.
SDM Properti Indonesia Harus Ditingkatkan
Tokoh senior properti Indonesia, Ciputra, menegaskan, kualitas dan daya saing SDM di sektor properti Indonesia harus semakin ditingkatkan jika ingin memenangi persaingan properti global.
Bank BRI Kerjasama Pembiayaan KPA Dengan Lippo
Bank BRI dan kelompok usaha PT.Lippo Karawaci mengadakan kerjasama pembiayaan fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) untuk pembiayaan pembelian apartemen di mega proyek milik Lippo Karawaci, yakni Kemang Village Residences di Jakarta Selatan.
UU Pokok Agraria dan PMA Bertentangan
Undang-Undang No 5/1960 tentang Pokok Agraria bertentangan dengan UU No 25/2007 tentang Penanaman Modal Asing (PMA).
Perda Rusunawa Bekasi Belum Dibuat
Peraturan Daerah tentang penyewaan rumah susun sederhana sewa di Kota Bekasi belum dibuat, sementara keberadaannya sudah dimanfaatkan warga masyarakat.
Kepemilikan Rumah Asing, Mempunyai Banyak Efek Domino
Deputi Bidang Perumahan Formal Kementrian Perumahan Rayat, Zulfi Syarif Koto menyatakan bahwa ?kemungkinan hasil revisi PP No 41/1996 akan disampaikan pada kongres FIABSI di Bali bulan Mei 2010?, demikian menurut Zalfi kepada sebuah media minggu lalu.Hal ini merupakan penjelasan atas apa yang selama ini dinantikan para Pengembang yaitu tentang Pemi
Melirik Perkembangan Properti Negara Tetangga
Dunia properti terus mengalami perkembangan, hal tersebut dapat dilihat perkembangan produk-produk properti di berbagai negara di dunia begitu juga di beberapa negara di Asia Tenggara. Jika Melihat perkembangan properti di Indonesia memang kian mengalami perkembangan hal tersebut dikarenakan kebutuhan akan properti di indonesia kian meningkat seiir
PBA Langkah Tepat Peningkatan Ilmu Properti Bagi BTDC
Perkembangan dunia properti di Indonesia kini kian meningkat prospeknya pun kian menjanjikan oleh karena itu dibutuhkan suatu pengetahuan mendalam mengenai ilmu properti mulai dari konsep pendanaan, pengembangan hingga proses pengelolaanya.
Mengenal Konsep Pengembangan Waterfront
Mungkin kita masih awam mendengar istilah Waterfront Development kita pasti lebih mengenal istilah Green Development atau Green Property. Waterfront Development adalah konsep pengembangan daerah tepian air baik itu tepi pantai, sungai ataupun danau.
Fenomena Super-block Pada Pembangunan Properti di Jakarta
Pembangunan properti di Jakarta sampai saat ini masih memperlihatkan energinya. Walaupun diterpa oleh berbagai macam krisis mulai dari Krisis ekonomi global yang bersumber dari negara kapital Amerika serikat hingga ancaman krisis global jilid dua yang bersumber dari negara Dubai, keberadaan properti Jakarta masih menunjukan kebertahanannya. Hal ini
Rusunami, Rusunawa akan Kemana ??
Pengembangan Rusun (Rumah Susun) kini tengah digencarkan oleh pemerintah tepatnya Kementerian Perumahan Rakyat. Pembangunan rusun di seluruh Indonesia masuk kedalam salah satu program pemerintah pusat yang di kenal dengan nama ?Program Seribu Tower?.
Konsep ?Back To The City? Pada Apartemen
Saat ini pertumbuhan penduduk di Ibu Kota Jakarta memang sudah terlalu padat. Adanya kepadatan tersebut membuat kebutuhan akan perumahan di lingkungan perkotaan semakin besar. Adanya hal tersebut akhirnya menyebabkan lahan kosong di Jakarta semakin berkurang karena padat akan perumahan serta fasilitas ? fasilitas penunjang perkotaan.
Konsep Perumahan Hijau yang Menyenangkan
Sebenarnya konsep perumahan yang hijau alias ramah lingkungan sudah lama muncul. Namun hal ini menjadi sesuatu yang semakin marak di dunia properti akhir-akhir ini. Para pengembang sepertinya menyadari sesuatu hal yang membuat konsep ?green life? ini menjadi penambah nilai jual hunian.
Konsep Kawasan Terpadu di Indonesia
Vibiznews - Property) Kalangan ekspatriat, WNA dan kaum urban biasanya memilih untuk tinggal di apartemen atau kawasan terpadu. Alasan mereka adalah kepraktisan hidup dapat dicapai dengan tinggal di kawasan terpadu dibanding dengan rumah tinggal biasa.
Skill Interpersonal, Absolut Bagi Manajer
Skill interpersonal merupakan salah satu soft skill yang terpenting untuk dimiliki di dunia kerja. Tanpa skill interpersonal yang mumpuni, maka karir akan sulit menanjak. Bahkan, buruknya skill interpersonal juga ditemukan menjadi penyebab kegagalan manajer. Maka, skill ini mutlak harus dimiliki oleh seorang manajer.